Selamat Datang Di Blog Saya

Sabtu, 12 Maret 2011

5 MANFAAT MEMBACA BUKU UNTUK KESEHATAN


Jakarta, Kebanyakan orang begitu sibuk dengan kehidupannya sehingga tidak cukup waktu untuk membaca buku, orang lebih senang menonton film, televisi atau bermain komputer. Padahal membaca tidak hanya memperkaya wawasan tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan.

Rajin membaca dapat membuat orang kaya akan wawasan dan informasi. Selain itu, membaca untuk bermanfaat untuk otak dan kesehatan.

Setidaknya ada 5 manfaat membaca untuk kesehatan, seperti dilansir Lifemojo, Sabtu (12/3/2011), yaitu:

1. Melatih otak
Salah satu keuntungan membaca buku adalah sebagai latihan otak dan pikiran. Membaca dapat membantu menjaga otak agar selalu menjalankan fungsinya secara sempurna. Saat membaca, otak dituntut unutk berpikir lebih sehingga dapat membuat orang semakin cerdas. Tapi untuk latihan otak ini, membaca buku harus dilakukan secara rutin.

2. Meringankan stres
Stres adalah faktor risiko dari beberapa penyakit berbahaya. keindahan bahasa dalam tulisan dapat memiliki kemampuan untuk menenangkan dan mengurangi stres, terutama membaca buku fiksi sebelum tidur. Cara ini dianggap bagu untuk mengatasi stres.

3. Menjauhkan risiko penyakit Alzheimer
Membaca benar-benar dapat langsung meningkatkan daya ikat otak. Ketika membaca, otak akan dirangsang dan stimulasi (rangsangan) secara teratur dapat membantu mencegah gangguan pada otak termasuk penyakit Alzheimer.

Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan otak seperti membaca buku atau majalah, bermain teka-teki silang, Sudoku, dan lain-lain dapat menunda atau mencegah kehilangan memori. Menurut para peneliti, kegiatan ini merangsang sel-sel otak dapat terhubung dan tumbuh.

4. Mengembangkan pola tidur yang sehat
Bila Anda terbiasa membaca buku sebelum tidur, maka itu bertindak sebagai alarm bagi tubuh dan mengirimkan sinyal bahwa sudah waktunya tidur. Ini akan membantu Anda mendapatkan tidur nyenyak dan bangun segar di pagi hari.

5. Meningkatkan konsentrasi
Orang yang suka membaca akan memiliki otak yang lebih konsentrasi dan fokus. Karena fokus ini, pembaca akan memiliki kemampuan untuk memiliki perhatian penuh dan praktis dalam kehidupan. Ini juga mengembangkan keterampilan objektivitas dan pengambilan keputusan.

Jadi jangan hanya menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton televisi atau bermain game komputer, tetapi juga luangkan waktu untuk membaca buku. Kebiasaan baik itu tidak hanya akan menyegarkan pikiran tetapi juga memberi manfaat untuk kesehatan dan kehidupan.

TRIK MENAHAN LAPAR SAAT DIET


Jakarta, Saat sedang mencoba menurunkan berat badan atau melakukan diet, ada satu hal yang mungkin sulit dilakukan yaitu menahan lapar. Tapi ada beberapa trik yang bisa dilakukan untuk menahan lapar saat diet.

Menahan lapar adalah pertempuran berat yang harus dialami oleh banyak orang saat berusaha menurunkan atau mencoba mempertahankan berat badan idealnya. Kelaparan merupakan proses yang kompleks dan melibatkan banyak sistem di tubuh termasuk perut, otak dan usus.

Meski demikian ada beberapa hal yang sudah terbukti bisa mengontrol rasa lapar dan membantu seseorang makan sedikit kalori. Dr Melina Jampolis seorang ahli gizi dari San Fransisco menuturkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat menahan lapar, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (12/3/2011) yaitu:

1. Mengonsumsi kalori padat dibanding kalori cair
Para ahli menuturkan bahwa makanan padat telah terbukti lebih mengenyangkan dibanding makanan cair. Studi yang dilakukan oleh peneliti Dr Barbara Rolls menunjukkan buah apel lebih mengenyangkan dibanding jus apel.

Hal ini karena jika mengonsumsi makanan padat seseorang mengunyah terlebih dahulu yang merupakan proses awal dari pencernaan dan pelepasan enzim yang mulai memicu rasa kenyang. Jadi meskipun buah dan jus apel memiliki kalori yang sama, seseorang akan merasa lebih kenyang jika mengonsumsinya dalam bentuk buah.

2. Membatasi minuman manis dan juga alkohol
Cobalah untuk membatasi minuman manis dan alkohol karena tidak mengandung kalori sehingga tidak akan membuat seseorang merasa kenyang yang justru bisa memicu ia makan lebih banyak.

3. Mengonsumsi serat yang larut dalam air
Makanan ini bisa memainkan peran yang sangat penting dalam memberikan perasaan kenyang. Hal ini karena makanan tersebut akan membentuk gel ketika bercampur dengan air di dalam perut yang bisa memperlambat pengosongan makanan dari lambung, memperlambat penyerapan gula darah serta menunda rasa lapar.

Kondisi ini akan memungkinkan makanan lebih banyak kontak dengan dinding usus yang membantu pelepasan hormon rasa kenyang. Sumber serat yang larut dalam air seperti gandum, buncis, apel, strawberi, wortel, ubi jalar, anggur, jeruk, pir dan buah plum.

4. Mengonsumsi protein
Protein merupakan komponen penting dalam menjaga berat badan dan menimbulkan rasa kenyang. Hal ini karena protein memicu pelepasan hormon rasa kenyang dan dapat membantu menjaga kadar gula darah agar stabil sehingga bisa mengendalikan rasa lapar.

Sumber protein yang bagus seperti unggas tanpa kulit, ikan, daging merah tanpa lemak, susu bebas atau rendah lemak, putih telur dan jika sedang bepergian bisa mengonsumsi protein bar tanpa gula atau lemak.