Selamat Datang Di Blog Saya

Selasa, 17 Januari 2012

DIET SEHAT UNTUK IBU YANG BARU MELAHIRKAN


Jakarta, Setelah melahirkan, ibu kadang ingin langsung melakukan diet agar badannya kembali seperti dulu. Tapi diet yang salah bisa membuat ibu tidak mendapatkan gizi yang baik dan mempengaruhi kesehatan anak yang menyusu.

Ibu yang baru melahirkan kadang melewatkan makan dengan niat mengurangi berat badannya yang bertambah akibat kehamilan. Tapi seorang ibu memiliki tanggung jawab untuk tetap sehat agar terjamin kesehatan bayi dan dirinya sendiri.

Seorang ibu membutuhkan energi yang bisa memproduksi makanan untuk mengatasi perubahan hormon atau fisiologis yang terjadi dalam tubuhnya, memenuhi permintaan gizi bayi sementara ia masih menyusui bayinya.

Ibu menyusui harus mencakup makanan tertentu yang bisa meningkatkan produksi susunya. Jika tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari sumber makanan luar, maka ia akan mengekstrak dari tubuh ibu dan bisa jadi produksinya berkurang.

Berikut ini adalah diet yang sehat bagi ibu yang baru melahirkan, seperti dikutip dari Lifemojo, Senin (16/1/2012) yaitu:

1. Produk susu
Produk susu seperti yogurt, keju dan susu kaya akan kalsium dan sumber terbaik untuk vitamin B, D dan protein. Ibu menyusui yang mendapatkan kalsium dari susu menjamin pengembangan dari tulang bayi yang baru lahir.

2. Blueberri
Buah ini kaya akan antioksidan, pasokan vitamin, mineral dan karbohidrat yang baik untuk tubuh sehingga memastikan pasokan energi yang tepat sepanjang hari.

3. Telur
Telur bisa memasok kebutuhan protein harian tubuh, putih telur mengandung protein yang baik sedangkan kuning telur mengandung vitamin D yang berkontribusi terhadap kesehatan tulang bayi.

4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau merupakan sumber zat besi yang baik dan juga protein nabati.

5. Beras merah
Mengurangi karbohidrat bisa menyebabkan produksi energi dan susu pada ibu menyusui lebih sedikit. Untuk itu konsumsi nasi merah agar produksi energi tetap meningkat sehingga bisa memasok kalori yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi susu.

6. Salmon
Salmon bisa melengkapi lemak DHA yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan sistem saraf bayi, serta berperan dalam mencegah depresi setelah melahirkan (postpartum).

7. Jeruk
Jeruk dan buah citrus lainnya merupakan sumber penting dari vitamin C dan juga komponen dalam menyusui.

8. Sayuran berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam, brokoli, bok choi atau sayuran katuk kaya akan kalsium, vitamin A, vitamin C, zat besi dan juga antioksidan yang baik untuk ibu baru melahirkan.

ORANG YANG RAJIN OLAHRAGA GAJINYA CENDERUNG LEBIH TINGGI


Jakarta, Ada banyak cara untuk memotivasi seseorang agar lebih rajin olahraga. Salah satunya melalui hasil penelitian berikut ini, yang dalam kesimpulannya dikatakan bahwa makin rajin olahraga seseorang cenderung berpenghasilan lebih tinggi.

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan di Cleveland State University, seseorang yang rajin berolahraga sedikitnya 3 kali dalam seminggu berpeluang memperoleh gaji 9 persen lebih tinggi. Makin rajin olahraga, besarnya penghasilan biasanya berbanding lurus.

Penelitian yang dilakukan terhadap 12.000 orang di Amerika Serikat ini mengatakan, efek ini tetap teramati meski tidak terlalu rajin olahraga. Meski hanya olahraga 1-3 kali dalam seminggu, seseorang masih berpeluang untuk mendapatkan penghasilan lebih tinggi 5 persen.

Hubungan antara olahraga dan penghasilan memang tidak terkait secara langsung. Namun ketika seseorang rajin olahraga, maka tubuhnya akan lebih bugar sehingga lebih mendukung untuk bekerja keras dan lebih jarang bolos kerja dengan alasan sakit.

Selain itu, berbagai penelitian sebelumnya juga mengaitkan olahraga dengan penurunan risiko stres termasuk di tempat kerja. Seorang karyawan yang jarang stres bisa lebih optimal dalam bekerja, sehingga peluang untuk mengembangkan karir menjadi lebih terbuka.

Terlepas dari manfaatnya bagi perkembangan karir dan peningkatan gaji, manfaat olahraga yang bisa dirasakan secara langsung adalah pembakaran kalori. Makin banyak kalori terbakar, berat badan makin berkurang dan berbagai risiko penyakit kronis bisa dicegah termasuk sakit jantung dan diabetes.

"Selain menyehatkan jantung, mengurangi berat badan dan memberikan manfaat kesehatan lain, penelitian membuktikan bahwa olahraga bisa meningkatkan fungsi mental, kondisi psikologis serta level energi yang lebih tinggi," ungkap sang peneliti, Dr Vasilos Kosteas seperti dikutip dari Dailymail, Senin (16/1/2012).